Pengertian Sistem Informasi
Pengertian Sistem Informasi (Alter,1992)
Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang saling terintegrasi
dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan. Informasi adalah data
yang telah diproses, atau data yang memiliki manfaat/kegunaan. Sistem informasi
adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang dan teknologi informasi
yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi
(Alter,1992), Sebuah sistem informasi mengumpulkan, memproses, menyimpan,
menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik (Turban,Mc
clean, dan Wetherbhe 1999).
Pengertian
MySQL (Mysql.com,1995)
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang
didistribusikan secara gratis. MySQL merupakan database open source yang saat
ini cukup banyak digunakan pada berbagai aplikasi. Keandalannya dalam
mengolah database ditunjang kecepatannya dalam mengakses perintah query serta
banyaknya fitur-fitur yang dimiliki menjadikannya sebagai database idola saat ini.
Dengan menggunakan konsep client-server, kelebihan dari MySQL adalah cepat,
kuat, serta mudah digunakan, sehingga dapat dengan mudah menyimpan,
mengubah, dan mengakses data. Untuk pembuatan Tugas Akhir ini, digunakan
tabel MyISAM.
Beberapa karakteristik dari MyISAM:
Semua nilai data disimpan dengan bit yang kecil
Sistem operasi mendukung file yang berukuran besar
Nilai null diperbolehkan dalam kolom index
Penanganan internal satu kolom auto-increment per tabel
Penggunaan ruang dalam index tree semakin ditingkatkan

Pengertian
PHP (Php.net,2001)
PHP adalah singkatan dari (Hypertext Preprocessor), sebuah bahasa
pemrograman yang lebih menitik beratkan pada Applikasi Web. PHP adalah
sebuah bahasa pemrograman skrip di sisi server, yang berarti semua skrip
dijalankan di server dan ditampilkan di browser client. Kelebihan PHP dari
bahasa pemrograman lain :
* Bahasa pemrograman php adalah sebuah bahasa script yang tidak
melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya.
* Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana – mana
dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan konfigurasi yang relatif
mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis -
milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
* Dalam sisi pemahamanan, php adalah bahasa scripting yang paling
mudah karena referensi yang banyak.
Pengertian
Javascript (Dr. Ir. Onno W. Purbo,1997)
Javascript adalah bahasa pemrograman yang berbentuk kumpulan skrip
yang pada fungsinya berjalan pada suatu dokumen web, sepanjang sejarah
internet, bahasa ini adalah bahasa script pertama untuk web. Bahasa ini adalah
bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa
HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah-perintah di sisi user/client,
yang artinya di sisi browser client bukan di sisi server web. Javascript
bergantung kepada browser (navigator) yang memanggil halaman web yang
berisi skrip-skrip dari Javascript dan tentu saja terselip di dalam dokumen
web. Javascript juga tidak memerlukan kompilator atau penterjemah khusus
untuk menjalankannya (pada kenyataannya kompilator Javascript sendiri sudah
termasuk di dalam browser tersebut).

Pengertian
Apache Web Server (Apache.org,1995)
Apache Web server adalah sebuah perangkat lunak server web yang
dapat dijalankan pada banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft
Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk
melayani dan memfungsikan situs web. Apache juga didukung oleh sejumlah
antarmuka pengguna berbasis grafik yang memungkinkan penanganan server
menjadi mudah. Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka
dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang
di bawah naungan Apache Software Foundation.
Data Flow Diagram / DFD (Jogiyanto,1995)
Data Flow Diagram (DFD) merupakan suatu graphic yang
menunjukkan hubungan antar proses dalam suatu data flow. DFD menjelaskan
aliran informasi dan transformasi data yang bergerak dari pemasukan data hingga
keluar data. DFD merupakan salah satu alat bantu yang digunakan dalam
perancangan sistem.
Data Flow Diagram (DFD) terdiri atas 4 elemen dasar yaitu:
1. Data source and destination.
2. Data flow.
3. Transfromation processes.
4. Data stores

Beberapa simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram pada Tabel 2.1 :
Tabel 2.1 DFD.
Notasi
Penjelasan
Data source and
destination.
Data source and destination. Merupakan suatu bentuk
entity yang menggambarkan suatu organisasi atau
individual yang melakukan send and receives data yang
digunakan sistem
Transfromation
processes.
Proses melakukan suatu perubahan berdasarkan data yang
dimasukkan dan menghasilkan data atau beberapa
keterangan dari perubahan tersebut. Suatu proses dapat
ditunjukkan dengan simbol lingkaran.
Data Flow
Data Flow dalam diagram diberi simbol anak panah. Data
Flow ini mengalir di antara proses, simpanan data ( data
store ) dan external entity.
Data Store
Data store merupakan temporary atau permanent
repository dari suatu data
Flowchart (Jogiyanto,1995)
Flowchart merupakan teknik analitikal yang digunakan untuk
mendeskripsikan beberapa aspek dari sistem informasi dalam wujud yang lebih
jelas, ringkas, dan secara logika. Flowchart menggunakan serangkaian simbol
standar untuk mendeskripsikan dalam gambar, prosedur pemrosesan transaksi
yang digunakan oleh perusahaan dan aliran data dalam suatu sistem.
Flowchart Symbols.
Simbol dalam flowchart dapat dibagi menjadi 4 kategori yaitu:
Simbol input/output merepresentasikan perangkat atau media yang
menyediakan input atau mencatat output dari proses

Simbol proses untuk merepresentasikan pemrosesan data.
Simbol penyimpanan merepresentasikan perangkat yang digunakan untuk
menyimpan data dimana sistem tidak sedang digunakan.
Simbol aliran dan simbol-simbol lainnya mengindikasikan aliran data dan
barang. Juga merepresentasikan kapan suatu operasi dari flowchart mulai dan
berakhir, kapan keputusan dibuat, dan untuk menambahkan keterangan-
keterangan tambahan lainnya. Simbol-simbol flowchart dilukiskan dalam tabel
berikut:
Tabel Flowchart
Simbol
Nama simbol
Keterangan
Document
Dokumen atau report
yang ditulis oleh tangan
Terminal
Start point atau end point
Computer processing
Proses yang dijalankan
menggunakan
bantuan
komputer
Document
atau
processing flow
Penghubung berupa garis
lurus dengan anak panah
File
Arsip data
Magnetic disk
Data
store
untuk
database
Manual operation
Proses yang dilakukan
manual

Entity Relationship Diagram / ERD (Jogiyanto,1995)
Entity Relationship Diagram adalah suatu model yang menggambarkan
hubungan antar tabel dalam database, yang akan menjelaskan secara keseluruhan
dari sistem yang ada di dalam perusahaan.
Beberapa istilah dalam Entity Relationship Diagram:
Entity
Merupakan suatu objek yang unik yang dapat dibedakan antara satu dengan
yang lainnya, entity juga mempunyai arti sebagai sebuah kumpulan
conceptual data dari suatu data field setiap entity dilambangkan dengan
suatu kotak dimana di dalam kotak tersebut tertulis nama dari entity tersebut.
Attribute
Merupakan bagian dari suatu entity, yang berisi keterangan mengenai field-
field apa saja yang dimiliki oleh suatu entity, dimana setiap attribute
biasanya berada pada kotak entity beserta penjelasan ukuran size field
tersebut.

Tabel merupakan tabel simbol ERD (Entity Relationship Diagram):
Tabel 2.3 ERD.
Notasi
Keterangan
Relationship
Relation_3
Menyatakan suatu hubungan antara
beberapa entity dan tidak dapat berdiri
sendiri, paling sedikit ada dua entity
dengan sebuah penghubung.
Entity
Ent_1
Merupakan objek nyata yang dapat
dibedakan satu dengan yang lain dan
tidak saling tergantung .
Atributte
Jurnal
No_ref
Tanggal
Keterangan
Debet
Kredit
status
Atributte
memiliki
keterangan
mengenai field apa saja yang dimiliki
oleh sebuah entity.
Key
Merupakan suatu pengenal yang unik dari suatu entity antara satu dengan
yang lainnya berbeda, biasanya ditulis dengan digaris bawahi dalam suatu
ERD. Ada beberapa macam key, yaitu : Primary key, Foreign key, Partial
key, dan Composite key.
Relationship
Merupakan suatu hubungan antar entity yang satu dengan yang lainnya atau
dengan beberapa entity . Dalam relationship dikenal dua istilah yaitu
cardinality dan mandatory. Cardinality adalah jumlah maksimum atau
minimum dari elemen yang diizinkan pada setiap sisi dari suatu relationship.
Sedangkan mandatory menandai apakah semua record dari sebuah entity
harus berelasi dengan record dari sebuah entity harus berelasi dengan record
dari entity yang lain. Selain itu ada dependency dimana entity yang terbentuk
merupakan weak entity, dimana elemen yang terbentuk di dalamnya tidak
memiliki primary key, tetapi terdapat elemen yang baru serta primary key
dari entity parent dapat dilihat pada Gambar 2.1, bahwa tabel kain
membutuhkan tabel kodekaing2 tetapi tidak sebaliknya.

Mandatory dan dependency
Relationship antara suatu entity dengan entity yang lain dapat dilakukan dengan
empat cara, dapat dilihat pada Tabel 2.4.
Tabel 2.4 Relasi ERD.
Jenis Relasi
Keterangan
One-to-one relationship ( tanda 1:1 ).
Relati on_3
Ent_1
Ent_2
Entity
1
mempunyai
hubungan
minimal 0 dan maksimal 1 terhadap
entity 2 begitu pula sebaliknya.
Jenis Relasi
Keterangan
One-to-many relationship ( tanda 1:N ).
Relati on_3
Ent_1
Ent_2
Entity
1
mempunyai
hubungan
minimal 0 dan maksimal banyak
terhadap entity 2, entity 2 mempunyai
hubungan minimal 0 dan maksimal 1
terhadap entity 1.
Many-to-many
relationship
(tanda
N:M).
Relati on_3
Ent_1
Ent_2
Entity
1
mempunyai
hubungan
minimal 0 dan maksimal banyak
terhadap
entity
2
begitu
pula
sebaliknya.
zero entity
Ent_1
Entity
yang
tidak
mempunyai
hubungan dengan entity lainnya
Pengertian
FIFO, LIFO, dan AVERAGE (Jogiyanto,1995)
FIFO ( First In First Out ) : Barang yang pertama kali dibeli dari
produsen yang pertama kali dijual ke konsumen (harga pertama).
Contoh :
1 Maret 2006 : 100 unit @ Rp.1000,- total : Rp.100.000,-
1 Juni 2006 : 50 unit @ Rp.1100,- total : Rp.55.000,-
Maka yang dijual ke konsumen adalah barang yang dibeli pada tanggal 1 Maret
terlebih dahulu.
LIFO ( Last In First Out ) : Barang yang terakhir kali dibeli dari
produsen yang pertama kali dijual ke konsumen (harga terakhir).

Contoh :
1 Maret 2006 : 100 unit @ Rp.1000,- total : Rp.100.000,-
1 Juni 2006 : 50 unit @ Rp.1100,- total : Rp.55.000,-
Maka yang dijual ke konsumen adalah barang yang dibeli pada tanggal 1 Juni
terlebih dahulu.
Average : Harga barang yang pertama dibeli maupun terakhir dibeli
dijumlah lalu dibagi dengan jumlah barang (harga rata-rata).
Contoh :
1 Maret 2006 : 100 unit @ Rp.1000,- total : Rp.100.000,-
1 Juni 2006 : 50 unit @ Rp.1100,- total : Rp.55.000,-
Average = 100.000 + 55.000 / 150 = 155.000 / 150 =Rp. 1034,-
Maka barang yang dijual ke konsumen tidak perduli dari tanggal 1 Maret
atau 1 Juni selama harga barang tersebut dijual dengan harga @ Rp.1034,-.
Pengertian
Client-Server (Gallaugher & Ramanathan,1996)
Menurut Blaha & Premerlani (1998) : “client/server adalah suatu
arsitektur dimana sumber daya server menyediakan komputasi untuk banyak
komponen client. Client dapat mengakses satu server atau multiple server. Client
dan server bisa berjalan pada mesin yang sama atau berbeda, ditulis dalam
berbagai bahasa dan menggunakan sistem operasi yang berbeda. Sedangkan
Menurut Gallaugher & Ramanathan (1996) :”client/server adalah client mengirim
permintaan ke server, server menerjemahkan pesan, kemudian berusaha
memenuhi permintaan”.
Secara umum Client/Server adalah arsitektur jaringan aplikasi yang
memisahkan client dari server (umumnya GUI). Setiap satuan perangkat lunak
client berhubungan dengan perangkat lunak server. Piranti lunak server pada
umumnya walaupun tidak selalu menjalankan komputer dengan kekuatan penuh
yang secara khusus dan ekslusif menjalankan aplikasi bisnis. Sedangkan piranti
lunak client pada umumnya berjalan pada PC/workstation biasa. Client akan
mendapatkan seluruh informasinya dan mengirimkannya kepada perangkat lunak
server untuk sebuah keperluan.